53 Perusahaan Asing Dimonitor Terkait Kesiapan New Normal

Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan pemantauan terhadap perusahaan-perusahaan asing yang ada di Batam jelang pemberlakukan New Normal. Pemantauan ini bertujuan melihat sejauh mena pelaksanaan protokol kesehatan di kegiatan operasional perusahaan asing tersebut.

“Ini dilakukan sesuai dengan arahan Kepala BP Batam agar dapat memonitoring perusahaan-perusahaan di Batam yang sudah mulai kembali beroperasi dalam menerapkan pelaksanaan kerja di fase new normal,” kata Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam Purnomo Andiantono, Rabu (3/6/2020).

Menurutnya, perusahaan-perusahaan asing di Batam harus mematuhi dan memperhatikan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak.

“Sebanyak 106 orang pegawai BP Batam ditugaskan untuk melakukan monitoring dan memantau pelaksanan protokol kesehatan di 53 perusahaan di Batam,” sebut Andi.

Salah satu kawasan industri di Batam

Pegawai BP Batam yang ditugasi tersebut mendapat tugas untuk memantau kegiatan yang dilakukan di perusahaan, apakah sudah sesuai dengan protokol kesehatan dan aturan dari pemerintah atau belum.

“Jika perusahaan tidak mengindahkan protkol kesehatan tersebut akan diberikan peringatan, dan jika sudah diperingati berkali-kali, tetapi tidak mematuhi protokol kesehatan akan dilakukan tindakan oleh pihak yang berwenang,” tegasnya.

Menurut Andiantono, pihaknya juga akan berkordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam untuk proses pemantauan ini.

Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing mengatakan, konsep new normal sudah diterapkan dan menjadi kebiasaan sejak April 2020.

Perusahaan industri, kata Tjaw, tentunya juga ingin menjaga agar para karyawannya tetap sehat dalam bekerja, sehingga tidak ada kendala dalam operasional kegiatan dan mobilitas di masing-masing industri.

“Menjadi penting bagi kita semua untuk terlibat secara aktif dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di tempat kerja, serta dapat membantu meminimalkan dampak yang timbul,” ucapnya.

Contohnya, dengan tetap melakukan physical distancing, baik saat masuk kerja, saat bekerja, dan saat pulang bekerja. Kemudian, melakukan pengukuran suhu dengan termogun dan mencuci tangan saat masuk kantor dengan hand sanitizer bagi setiap karyawan.

Bagi yang masuk Kawasan industri di wajibkan untuk menggunakan masker serta pembentukan tim penanganan Covid-19 di lingkungan tempat kerja. Kemudian memasang spanduk informasi tentang wajib masker, pembatasan jarak fisik, dan cuci tangan.

*Artikel ini telah tayang di Harian Pagi Batam Pos, Kamis, 4 Juni 2020

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s