Harga Bahan Pangan Murah Di TPID 2, Tanjung Riau

Pemerintah Kota (Pemko) Batam membuka Pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) II di kawasan Dreamland Marina, Tanjung Riau, Sekupang, Sabtu (24/3). Pemko Batam menjamin bahwa harga barang-barang kebutuhan pokok di pasar ini, akan jauh lebih murah dari pasar tradisional lainnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau mengatakan Pasar TPID 2 akan melayani kebutuhan masyarakat di tiga kecamatan, yakni Batuaji, Sekupang dan Sagulung,” katanya usai acara peresmian, Sabtu (23/1).

Pasar TPID II ini, merupakan hasil kerja sama dengan pengembang PKP. Gustian mengatakan pasar baru ini, lebih sempurna dari Pasar TPID I di Batam Kota.

Transaksi jual beli di Pasar TPID II, Dreamland, Tanjung Riau

“Berdasarkan catatan harian, semua pasar yang ada di daerah ini belum yang ada standar nasional Indonesia. Makanya kami bekerja sama dengan PKP, buat pasar ini lebih sempurna dari yang ada di Batam Kota,” tuturnya.

Pasar TPID I dianggap kurang maksimal, karena kurang sesuai dengan kultur warga Batam Kota, yang lebih menyukai belanja di retail. “Disini masyarakat antusias berbelanja. Banyak pedagang disini juga yang merupakan pindahan dari pasar kaget di depan sana,” tambah Gustian.

Pasar TPID II memiliki 205 kios dan 89 lapak. Pedagang disana mendapat sewa gratis selama dua tahun, hanya bayar Rp 75 ribu saja untuk bayar air dan listrik, dan juga jaminan.

“Kami ajak 85 distributor untuk meletakkan barangnya disini. Pada umumnya, harga di pasar yang mahal itu karena banyak rantai angkutnya. Makanya distributor yang kami rangkul, langsung taruh barangnya disini, sehingga harganya bisa murah sekali,” ujarnya.

Untuk memantau harga agar tetap berada di bawah harga pasaran, Pemko akan menaruh televisi, yang menampilkan harga batas atas dari komoditas yang dijual disana. Pedagang tidak boleh menaikkan harga jualannya melebihi ambang batas tersebut.

Selain itu, sejumlah pedagang di pasar ini menggunakan QRIS, agar bisa bertransaksi secara elektronik.

Untuk menarik minat warga, agar tidak sepi, Pasar TPID II akan memberikan voucher senilai Rp 300 juta per tiga bulan sekali, khusus untuk belanja di pasar ini. “Selain itu, ada juga senam pagi setiap Sabtu,” pungkasnya.

Pantauan Batam Pos, harga yang terpantau memang cukup murah. Sebagai contoh, harga telur sebutir Rp 1400, berbeda dengan pasar tradisional lainnya yang mengenakan harga rata-rata Rp 1700 ke atas.

*Artikel ini telah tayang di Harian Pagi Batam Pos, Senin, 25 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s