Hati-Hati Virus Corona Berbahaya untuk Penderita Jantung

Virus Corona, penyebab Covid-19, ternyata berbahaya bagi organ penting manusia, yakni jantung. Tingkat kematian pada pasien Covid-19 yang sekaligus penderita sakit jantung, merupakan salah satu yang tertinggi.

Banyak ilmuwan juga telah mengonfirmasi bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan faktor risiko terbesar dari kematian akibat Covid-19.

Direktur RSBP Batam, Afdhalun Hakim. Foto : BP Batam

“Umumnya, angka kematian yang disebabkan oleh Covid-19 berkisar di angka 2,3 persen. Akan tetapi, angka ini meningkat pesat apabila pasien memiliki keterlibatan sistem jantung dan pembuluh darah seperti pada hipertensi (6 persen) dan penyakit jantung pembuluh darah (10,5 persen),” kata Direktur Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Afdhalun Hakim, Rabu (3/3/2021).

Pengaruh Covid-19 terhadap penyakit jantung dapat berupa gejala yang lebih berat pada pasien dengan riwayat penyakit jantung sebelumnya, penyakit jantung baru yang disebabkan secara langsung oleh virus Covid-19, atau efek jangka panjang pada jantung yang disebabkan karena infeksi virus.

“Penelitian di China mengungkapkan bahwa sebanyak 16,4% pasien Covid-19 di China memiliki riwayat penyakit jantung dan kebanyakan dari mereka mengalami gejala yang berat dan membutuhkan terapi yang intensif,” jelasnya.

Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa Covid-19 dapat menyebabkan serangan jantung. Hal ini disebabkan karena virus korona jenis baru dapat menyerang jantung secara langsung, akibat melimpahnya reseptor dari virus korona di jantung. Selain itu, adanya badai Sitokin dapat menyebabkan kegagalan organ-organ tubuh seperti jantung.

Perubahan kebutuhan dan asupan oksigen dari jantung akibat adanya infeksi, serta terlepasnya sumbatan akibat peradangan dari virus korona ini juga dapat menyebabkan serangan jantung.

Beberapa efek samping pengobatan dari Covid-19 juga dapat menimbulkan risiko terjadinya gangguan irama jantung yang dapat berujung pada kematian.

Meskipun risiko tertular virus Covid-19 tidak berbeda dengan masyarakat umumnya, pasien dengan penyakit jantung perlu lebih waspada karena memiliki risiko mengalami komplikasi yang lebih tinggi.

“Oleh karena itu, bagi pasien dengan penyakit jantung, pencegahan kontak merupakan kunci terpenting dalam masa pandemi ini,” tuturnya.

Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pasien dengan penyakit jantung sebagai tindakan pencegahan adalah membatasi ke luar rumah dan berhenti merokok.

“Pasien dengan penyakit jantung sebaiknya keluar rumah hanya untuk kontrol berobat. Kunjungan dari keluarga juga sebaiknya dibatasi, serta olahraga sebaiknya dilakukan dengan menerapkan prinsip pembatasan sosial. Tetap di rumah merupakan cara terbaik untuk mencegah penularan Covid-19,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s