Kembangkan Empat Sektor Usaha Prioritas

Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berupaya mencari terobosan dalam rangka mengembangkan empat sektor usaha prioritas, yaitu bidang industri, bidang logistik, bidang jasa dan perdagangan.

“Hari ini kita fokus pada bidang logistik, sesuai dengan amanat yang disampaikan bahwa pada tahun 2025 integrasi lokal harus sudah jadi. Hal ini sesuai dengan program kita pada tahun 2020-2024. Selanjutnya adalah amanat dari pimpinan BP Batam untuk menurunkan biaya logistik,” kata Kepala Pusat Pengembangan KPBPB dan KEK BP Batam, Endry Abzan, Senin (1/3/2021).

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Kerjasama Usaha, Irfan Syakir Widyasa, mengatakan Batam sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai hub logistik dari awal pendirian Batam, yaitu untuk pengembangan industri perdagangan dan alih kapal atau transhipment.

Foto Bandara Hang Nadim. BP Batam berupaya kembangkan Hang Nadim sebagai hub logistik

“Dan ini merupakan cita-cita Batam dari dulu karena Batam adalah kawasan terdepan Indonesia yang sangat dekat dengan jalur pelayaran dunia, Batam yang berstatus Free Trade Zone (FTZ) atau kawasan perdagangan bebas ini memiliki pelabuhan dan bandara yang sejak awal sudah dipersiapkan untuk menjadi hub logistik,” katanya.

“Hal ini juga akan menggairahkan kembali industri perkapalan nasional dan menekan biaya logistik nasional sehingga daya saing produk di Batam bisa berkompetisi secara global,” tuturnya.

Kepala Lembaga Pengembangan Transportasi dan Logistik, Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti, Abdullah Ade Suryobuwono, mengatakan, logistik akan berkembang apabila ada komoditas yang dijual.

“Intinya adalah bagaimana Batam bisa jadi pusat dari perdagangan, baik dari luar maupun dari dalam, dan diusahakan Batam dikelola menjadi industri menengah sehingga barang yang dikirim adalah bahan yang semi jadi atau bahan bahan yang sudah jadi,” kata Abdullah.

Kedepan kawasan Batam, Bintan dan Karimun ini akan dikembangkan sebagai Hub Logistik Internasional untuk mendukung pengembangan industri, perdagangan, dan pariwisata yang terpadu dan berdaya saing.

Merujuk pada analisis alokasi ruang, terdapat 38.182 hektare lahan yang siap dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan BBK tersebut. Batam akan menjadi salah satu kawasan sentral dalam rencana pengembangan Hub Logistik Internasional khususnya untuk industri kedirgantaraan, industri berteknologi tinggi, industri digital dan kreatif, perdagangan internasional dan pusat keuangan serta pariwisata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s