Harga Telur Buat Pedagang Menjerit

Kenaikan harga telur tidak tertahankan lagi bagi para pedagang kuliner. Harga telur yang tidak kunjung menunjukkan penurunan, membuat sejumlah pedagang kecil membatasi pemakain telur dalam menu makanan yang dijualnya.

Salah seorang pedagang bubur di Tiban Cipta Land, Kang Asep mengatakan ia terpaksa mengurangi porsi telur, karena harganya yang naik drastis.

“Dulu, beli telur sepapan isi 30 hanya Rp 20 ribuan, sekarang sudah Rp 57 ribu, atau kalau lagi beruntung, bisa dapat Rp 32 ribu.,” ungkapnya, Jumat (7/1/2022).

Ilustrasi Telur

Jika sebelumnya, ia mampu membeli dua papan, maka sekarang Asep menahan diri, dengan hanya membeli satu papan telur. “Pelanggan jadi agak kecewa, karena telur cepat habis. Soalnya banyak yang doyan buburnya kalau pakai telur rebus,” ujarnya.

Kenaikan harga telur ras sudah lama diprediksi oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri. Pasalnya inflasi di akhir tahun lalu, disebabkan oleh peningkatan harga cabai merah, minyak goreng dan telur ayam ras. Imbasnya, Kepri mengalami inflasi 2,75 persen (yoy), lebih tinggi dibanding inflasi nasional sebesar 1,75 persen (yoy).

“Upaya pengendalian inflasi telah coba dilakukan dengan menjaga ketersediaan pasokan, OPD terkait terus didorong melakukan monitoring harga, serta stok barang melalui kegiatan sidak pasar dan gudang distributor, seta menjalankan kerja sama antar daerah (KAD), terutama pembelian komoditas pangan strategis, seta melakukan operasi pasar,” paparnya.

Kenaikan harga telur sendiri memang terjadi secara nasional, dimana penyebab utamanya yakni jumlah permintaan yang naik drastis selama Natal dan Tahun Baru, kemudian ramainya kegiatan bantuan sosial (Bansos) yang membuat permintaan telur meningkat, lalu peningkatan harga pakan ternak juga turut berkontribusi. Di luar dari itu, selama pandemi, memang banyak peternak ayam yang tidak meneruskan usahanya, sehingga pasokan ikut turun drastis dari sentra produsen seperti di Jawa.

*Artikel ini telah tayang di Harian Pagi, Batam Pos, Sabtu, 8 Januari 2022

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s